Buat temen-temen TLB 6 blog ini sengaja saya buat agar kita tetap ingat masa-masa selama kita jadi taruna....

Materi tentang Konverter

      Masih di hari selasa, 08/01/2013. Matkul kedua "Elektronika Dasar(ELD)" yang ngisi dosen tamu asal ITS Bapak Suwito. Materi yang diberikan hari ini adalah tentang KONVERTER. Ada yang sudah tahu???? mungkin banyak yang sudah paham, tapi apa salahnya berbagi ilmu disini. Berikut ini saya postkan materi tentang konverter yang telah di jelaskan by Mr. Suwito.
   
       Pertama OSILATOR
, adalah alat yang merupakan gabungan elemen-elemen aktif dan pasif untuk menghasilkan bentuk gelombang sinusoidal atau bentuk gelombang periodik lainnya. Suatu osilator memberikan tegangan keluaran dari suatu bentuk gelombang yang diketahui tanpa penggunaan sinyal masuk dari luar. Osilator mengubah daya arus searah (dc) dari catu daya ke daya arus bolak-balik (ac) dalam beban. Dengan demikian fungsi osilator berlawanan dengan penyearah yang mengubah daya searah ke daya bolak-balik.
Suatu osilator dapat membangkitkan bentuk gelombang pada suatu frekuensi dalam batas beberapa siklus tiap jam sampai beberapa ratus juta siklus tiap detik. Osilator dapat hamper secara murni menghasikan gelombang sinusoidal dengan frekuensi tetap, ataupun gelombang yang hanya dengan harmonik. 

      Beranjak ke Konverter DC to DC. Bagaimana cara menaikkan tegangan dari 12Vdc menjadi 220Vdc/sebaliknya???. Dalam hal ini kita tidak bisa menggunakan trafo secara langsung sebagai alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan DC, karena arus searah(DC) tidak memiliki frekuensi yang dibutuhkan untuk menghasilkan induksi pada lilitan trafo, tetapi akan langsung merusak trafo. Oleh karena itu perlu beberapa langkah untuk dapat mengubah tegangannya. Pertama dengan bantuan osilator arus 12Vdc di ubah menjadi 12Vac, lalu arus AC masuk ke trafo dan di step up(dinaikkan) menjadi 220Vac. Setelah menjadi 220Vac yang terakhir tinggal menambah diode sebagai penyearah(rectifier) agar tegangan output menjadi 220Vdc.
     
gambar rangkaian konverter DC to DC

      Ketiga OSILATOR, bagaimana bisa alat ini mengubah arus searah(DC) menjadi arus bolak-balik(AC). Bisa kita lihat pada rangkaian diatas terdapat dua buah transistor mosfet(IRFZ 44) yang terhubung dengan trafo. Dua transistor mosfet ini menembakkan siklus positif(atas) dan siklus negatif(bawah) secara bergantian, yang mana penembakan ini diatur oleh IC CD4074, dan menghasilkan gelombang sinusoida pada trafo lilitan sekunder. Jadi ketika mosfet atas saturasi, akan menghasilkan gelombang positif dililitan sekunder dan ketika mosfet bawah saturasi, akan menghasilkan gelombang negatif pada lilitan sekunder, sehingga akan dihasilkan gelombang sinusoida pada lilitan sekunder trafo tersebut. 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

jika ada kesalahan atau tambahan bagi materi yang saya postkan mohon di share di kotak komentar, demi kebaikan bersama, terima kasih